Tags : teknologi informasi

Ini Perbedaan Teknik Informatika Dan Teknologi Informasi
Ini Perbedaan Teknik Informatika Dan Teknologi Informasi

Ini Perbedaan Teknik Informatika Dan Teknologi Informasi – Banyak orang yang menganggap jurusan teknik informatika dan teknologi informasi itu sama. Keduanya memang mempelajari bidang yang sama, yaitu IT. Namun ada beberapa hal yang menjadi perbedaan teknik informatika dan teknologi informasi secara mendasar.

Setiap kampus memiliki nama yang berbeda untuk menyebut jurusan ini. Sekedar tips untuk membedakan keduanya, Kamu hanya perlu melihat di fakultas apa jurusan ini ditempatkan. Beberapa kampus menempatkan kedua jurusan ini di fakultas yang berbeda karena kurikulumnya memang berbeda.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa perbedaan antara teknik informatika dengan teknologi informasi yang perlu Kamu ketahui.

1. Nama Lain Teknik Informatika

Setiap universitas memiliki penyebutan yang berbeda untuk jurusan teknik informatika. Ada yang menyebutnya dengan Ilmu Komputer, Informatika, Ilmu Komputasi, Ilmu Informatika, Matematika Komputasi, dan nama-nama sejenisnya.

2. Nama Lain Teknologi Informasi

Begitu pula dengan jurusan teknologi informasi. Beberapa universitas memiliki penyebutan yang lain, diantaranya sistem informasi, manajemen informatika, sistem informasi manajemen, manajemen sistem informasi, manajemen informasi, dan nama-nama sejenisnya.

3. Teknik Informatika Lebih Banyak Belajar Matematika

Perbedaan teknik informatika dan teknologi informasi yang paling mendasar adalah hal yang dipelajarinya. Jurusan teknik informatika lebih banyak belajar matematika dan logika. Oleh karena itu, di beberapa kampus, jurusan ini masuk ke fakultas MIPA.

4. Teknologi Informasi Belajar Manajemen

Mahasiswa teknologi informasi tidak hanya belajar matematika, tapi juga belajar hal-hal terkait manajemen dan bisnis dunia IT. Kamu akan mendapat mata kuliah berupa administrasi, manajemen, dan bisnis.

5. Mahasiswa Teknik Informatika Belajar Programming

Mahasiswa teknik informatika lebih banyak belajar bahasa pemrograman. Nantinya pada waktu tugas akhir, setiap mahasiswa mendapat tugas membuat aplikasi sebagai syarat lulus.

6. Mahasiswa Teknologi Informasi Belajar Bisnis Terkait IT

Mahasiswa teknologi informasi lebih banyak belajar tentang bisnis terkait IT. Kamu tidak perlu ahli membuat aplikasi karena tugas Kamu nantinya adalah menjadi perpanjangan tangan anak teknis dengan klien.

7. Teknik Informatika Lebih Banyak Implementasi

Masuk ke jurusan teknik informatika tidak terlalu banyak belajar teori, tapi lebih ke implementasi. Kamu akan praktek langsung untuk memahami berbagai bahasa pemrograman.

8. Teknologi Informasi Lebih Banyak Teori

Jurusan teknologi informasi akan tepat jika disebut sebagai jurusan IT yang lebih banyak teorinya. Kamu akan belajar teori manajemen, bisnis, dan hal-hal lainnya terkait itu. Selain itu, Kamu juga akan dikenalkan ke hal-hal teknis yang perlu Kamu ketahui dan kuasai.

9. Prospek Kerja Lulusan Teknik Informatika

Perbedaan teknik informatika dan teknologi informasi selanjutnya adalah masalah prospek kerja lulusannya. Lulusan teknik informatika akan menjadi seorang programmer, pembuat aplikasi, software engineer, dan sejenisnya.

10. Prospek Kerja Lulusan Teknologi Informasi

Untuk lulusan teknologi informasi, prospek kerjanya meliputi IT manager, database administrator, sistem analis, dan pekerjaan sejenisnya.

Nah, itulah perbedaan teknik informatika dan teknologi informasi. Semoga informasi ini bisa membantu Kamu membedakan kedua jurusan terkait IT ini.…

Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi – Teknologi Informasi (TI), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information technology (IT) adalah istilah umum yang menjelaskan teknologi apa pun yang membantu manusia dalam membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi

Manusia sebagai makhluk sosial yang memiliki ketergantungan terhadap orang lain, membutuhkan interaksi dengan lingkungan. Interaksi ini salah satunya melalui komunikasi. Seiring majunya teknologi, komunikasi antar-manusia semakin lama terus berkembang.

teknologi2

Jika sebelumnya manusia berkomunikasi secara lisan, kini mulai dapat dilakukan dengan telegraf, telepon, faksimili, email, sms, telekonferensi, dan sebagainya. Semakin kekinian, proses komunikasi menjadi lebih praktis

Transfer informasi pun jadi lebih gampang dilakukan. Contohnya, informasi tentang aktivitas gunung berapi dapat cepat direspons dan diteruskan ke pihak yang membutuhkan untuk diambil tindakan.

Akhirnya, teknologi informasi dan komunikasi menjadi sangat penting. Mengutip buku Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk SMP Kelas VII (Kemendikbud, 2010), keduanya memiliki makna berbeda, tetapi tujuannya sama: membantu menyampaikan dan mendapatkan informasi secara mudah dan tepat.

Sejarah Teknologi Informasi

Teknologi informasi menggambarkan perkembangan peradaban manusia yang diiringi melalui perkembangan cara penyampaian informasi. Dulunya manusia purba menyampaikan informasi melalui lukisan di dinding-dinding goa. Sekarang arus informasi sudah bisa diakses dengan mudah melalui internet. Begitu pula ragam informasinya. Masa sekarang semakin banyak informasi yang diserap. Internet seolah mampu memberikan informasi tanpa batas. Namun, hal ini tidak dirasakan pada zaman lampau. Pada awal sejarah, bahasa dipakai sebagai alat tukar informasi.

Baca Juga : Inovasi Teknologi Pemodelan 3 Dimensi Karya Anak Bangsa

Hanya saja, bahasa lisan memiliki kelemahan yakni informasinya mudah dilupakan dan tidak bisa disimpan lama, termasuk ada keterbatasan jangkauan suara. Lalu, sedikit lebih maju, informasi berkembang menggunakan gambar dari zaman purba sampai sekarang. Sejak ditemukan alfabet dan angka arabik, penyampaian informasi berjalan lebih efisien. Alfabet memudahkan manusia untuk menyampaikan informasi melalui tulisan. Saat ditemukan teknologi pencetakan, informasi menjadi lebih mudah disebarkan.

Hal serupa juga terjadi ketika mulai muncul radio, televisi, hingga komputer yang membuat informasi menyebar jauh lebih luas jangkauannya. Setelah itu, teknologi informasi menjadi suatu disiplin ilmu yang penting. Teknologi informasi merupakan sebuah teknologi yang digunakan untuk mengolah data, meliputi memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dengan berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. Ilmu teknologi informasi digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, bahkan sampai ke urusan pemerintahan dalam pengambilan keputusan. Dalam teknologi informasi diperlukan seperangkat komputer dan sistem jaringan sesuai kebutuhan. Setidaknya ada tiga hal untuk membantu mendapatkan informasi yang relevan dan akurat, yaitu data, alat pengolah data, dan metode pengolah data.

Sejarah Teknologi Komunikasi

Teknologi komunikasi untuk menyampaikan informasi telah bergulir sejak zaman prasejarah. Awalnya, komunikasi menggunakan suara dengusan dan isyarat tangan. Lalu, berkembang sampai sekarang yang menggunakan peralatan komunikasi lebih modern.

1. Masa Prasejarah (… sampai 3000 SM)

Di zaman prasejarah, manusia purba berkomunikasi melalui informasi di dinding-dinding gua. Mereka menceritakan pengalaman berburu dan binatang buruannya. Mereka melukis untuk mewakili berbagai hal yang hendak dikatakan. Obrolan di antara manusia masih sebatas dengusan, bahasa isyarat, dan gerakan tangan.

2. Masa Sejarah (3000 SM sampai dengan 1400 M)

Di masa sejarah, teknologi komunikasi berevolusi menjadi lebih baik. Proses menggambar di dinding gua masih berlangsung. Namun, berkembang lagi caranya dengan menggunakan simbol seperti pada masa kehidupan Bangsa Sumeria yang memakai huruf piktograf di era 3000 SM. Lalu, periode 2900 SM muncul huruf hieroglif oleh bangsa Mesir kuno. Di tahun 1570-1045 SM, sistem menulis ikut berkembang pada masa dinasti Shang di Cina. Masuk ke masa tahun 500 SM, bangsa Mesir kuno memakai pohon papyrus sebagai kertas. Serat papyrus ditulisi beragam informasi.Selanjutnya, Tsai Lun dari bangsa Cina menemukan kertas dari serat bambu dan memungkinkan sistem pencetakan memakai blok kayu yang ditoreh dan dilumuri tinta.

3. Masa Modern (1400 M – sekarang)

Pada masa modern teknologi komunikasi telah memungkinkan informasi bisa menyebar sangat luas. Di masa ini ditemukan koran, telegraf, telepon, mesin ketik, radio, televisi, hingga internet yang memudahkan orang berkomunikasi sekaligus menyampaikan informasi lebih cepat.

Nah itu dia pembahasan kita mengenai sejarah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, semoga artikel ini membantu…